Archive for January, 2006

I luv U

Saturday, January 21st, 2006

aku sebenarnya ingin menghentikan

semua rasa yang terus berkembang

rasa tentang perasaanku padamu
rasa sejak aku bertemu denganmu

aku pun sebenarnya ingin menghentikan

cinta terlarang yang terjadi

antara aku dan kamu
karena kita tahu akan hal itu

dan kinipun aku ingin menghentikan
semua yang telah terjadi antara kita

semua yang telah menuai diantara kita
semua yang telah berjalan dengan indahnya

dan kini aku menghentikan

semua basa-basa ini
semua kata-kata ini

karena aku mencintai mu ..

senja merah di borobudur 14, 21.01.06/18.59

AKU dan Dia

Saturday, January 21st, 2006

kadang kita berbicara sampai larut
dengan bunyi tuts-tuts keyboard
iringi percakapan mesra kita
di alam penuh imajinasi
itu pertama ku mengenalmu

dan tak kusadari bahwa itu adalah kamu
yang kini menjadi sahabat dekatku
dan sampai kinipun aku masih
melakukan percakapan maya dengan mu
tanpa kamu tahu tentunya
siapa aku sebenarnya

kamu ngomong padaku pada malam kemarin
ingin ketemu dengan ku didunia nyata
aku bingung karena pasti kamu kecewa dan marah
karena kamu sering cerita padaku
tentang dia yang ada di dunia maya

dan akhirnyapun kamu tahu
bahwa dia adalah aku
akupun terus terang
kalau aku menyukaimu
sejak kita pertama kali bertemu

dan aku lebih menyukai
kenyataan dari pada ruang maya
dan aku lebih menyukai kamu disini
dari pada yang ada di dunia maya

tapi sampai sekarang
aku gak tahu tentang perasaanmu
karena engkau selalu lari
dan kadang marah atau menangis
karena engkau kini tahu
aku adalah dia
dan dia adalah aku
aku dan dia satu

jakarta, 21.0.06/ menyepi di tempat yang sunyi

SEpi daN sUNyi

Tuesday, January 17th, 2006

kesepian ku mendarah daging
kesunyian terus singgahiku
mungkin aku sedikit tahu
tentang kesepian itu sendiri
tentang kesunyian itu sendiri

mungkin aku pernah meratap
dalam kesepian dan kesendirian
namun, ku tak lagi merasakan
apa arti sebuah kesepian

mungkin aku pernah juga
menangis dalam kesunyian
dan kadang terisak di dalamnya
namun, kini tak lagi ku menangis
karena kesepian mendarah daging
dan kesunyian terus singgahiku

(menyepi dalam kesunyian, 21.47/18.01.06)

Selamat Jalan Sobat

Wednesday, January 11th, 2006

senandung lirih membawa kabar
tentang kehadiran dirimu
kini senandung itu semakin lirih
engkau kini akan kembali pergi

engkau pergi tinggalkan aku
disini di dalam kesendirian
tanpa dirimu lagi
mengisi hari-hariku

selamat jalan kuucapkan
kepadamu sobatku
jangan pernah lupakan aku
yang pernah mengisi hidupmu
jangan pJikuernah  kau hapus
kenangan indah bersama
hanya doa yang kuucapkan
pada mu sabatku
semoga damai selalu bersamamu

bhor 14, tahun 2005
dedicated to sobatku yang pernah singgah dalam hidupku

kembali

Wednesday, January 11th, 2006

malam terasa sangat gelap
ketika rembulan tak lagi hinggap
dan bintangpun makin meredup
tapi aku disini untuk tetap menetap

menunggu hingga datang pagi
menunggu jemputan terangnya mentari
tapi keraguan menerpa diri ini
akan kah cerah hari ini
bila tiada lagi engkau disini
yang bisa kan mengisi hari-hari ku

mengapa engkau beranjak pergi 
tanpa pesan untuk diri ini   
ku ingin engkau kembali lagi
meneruskan apa yang pernah ada
antara aku dan kamu

Jakarta, bhor 14, 11.01.06

q-Ni Koe Tahu

Tuesday, January 10th, 2006

engkau telah hadir di kehidupanku
engkau selalu dekat di sisiku
tapi aku gak benar-benar tahu
engkaulah belahan jiwaku

tapi mengapa ???
ketika engkau tak pernah lagi
membuatku marah….
membuatku sedih
membuatku ingin selalu mencaci
mendengar curhatan hatimu
tentang segala hal
ada perasaan yang hilang dari diri ku

shit….
ingin lagi kurasakan kemarahanmu
ingin lagi kudengarkan curhatanmu
ingin lagi kucaci dirimu
dan aku ingin engkau selalu disini
menemaniku selamanya
karena kini kutahu
engkaulah belahan jiwaku
yang selama  ini ada didekatku 

Lampung 09.01.2005

AQ, di4 dan K4moe

Friday, January 6th, 2006

Seseorang datang dengan
tiba-tiba
Menggantikan kamu
yang telah pergi
Namun, dirimu
masih selalu ada dihati
Dan sisi hatiku pun
masih ada cinta untukmu

Memang aku mulai
merintis
Cinta yang kini
mulai bersemi
Diantara aku dan
dia
Yang selalu akan
mengganti kan mu
Dikala sedih dan
suka ku
Dikesendirianku kala  malam menyelimuti  bumi
Diketidakberdayaanku  kehilanganmu

Memang susah
untuk melupakannmu

Tapi bisakah
engkau hadir didalam dirinya

Sehingga aku bisa
untuk mencintainya

Dengan sepenuh
cinta milikku

Cinta untukmu dan
untuk dia

lagi menunggu waktu u/berangkat ke lampung 13.47/7.01.06

–oo–SahABat–oo–

Tuesday, January 3rd, 2006

Sejenak angin berbisik
Lewati dedaunan yang berisik
Lewati kulit hewan bersisik
Tak tahu masihkah laik
Sahabat lama kembali datang
Dengan penuh senyum kupandang
Tanpa ada lagi duka yang tertopang
Karena suka cita selalu datang
Biarkan semua luruh dalam suasana
Mengenang peristiwa yang lama
Meski perjalanan tak begitu terasa
Kuingin semuanya seperti bangunan yang laik
Saling menopang untuk selalu tegak
Saling memberi pesan untuk tetap bergerak
Pada semua asa yang diasa
Memberi kesan-kesan yang indah
Meski  tak tahu apa sebenarnya indah
Namun Jadikan yang tidak indah
Diantara kita menjadi indah 

Tuk sahabat-sahabatku yang masih ada dan tiada
sahabat akan selalu dihati (mengejar matahari
)