Archive for December, 2005

AQ - mENeMuKAnnyA

Friday, December 30th, 2005

hidup ini ku rasa dimulai sejak kumenemukannya
seseorang yang kan hiasi mimpi2 indahku
seseorang yang kan temani candaku
seseorang yang kan hapus air mataku
seseorang yang kan temaniku dengar burung berkicau
seseorang yang kan temaniku menatap mentari pagi
seseorang yang kan atasi ketakutan kehilangannya

aku terus menunggu
dan akan terus menunggu
hingga tahu bahwa dia milikku
sampai dia menjawab
"YES, I AM URS"

(ujung tahun 2006, room corner.31.12.05)

SiLuET

Sunday, December 25th, 2005

Siluet
hanya hitam terlihat
dengan bentuk lekuk
tak jelas siapa dan apa gerangan
mungkin kamu
dia atau aku sendiri
atau juga bukan siapa-siapa
dan apa-apa
karena kita gak tau
apa dan siapa
siluet itu

corner of room, 23.12.2005

JUJUR (tapi bukan Radja)

Sunday, December 4th, 2005

Kejujuran itu seperti ice cream
Kalau tidak cepat dilahap
Bakalan akan cepat meleleh
Hilang ditelan hawa panas
Otot di tangankan otot bisep
Kejujuran itu otot mental
Dan otot harus terus dilatih biar kuat
Untuk hari ini latihan kejujuran gw
jujur pada diri sendiri
gw takut, gw takut intuisi gw mengenai banyak hal selama
ini salah
gw takut, takut kalau bangun besok matahari gak muncul
dari timur
atau gimana kalau gw bangun besok dan gw baru tahu kalau
hati bisa salah

(RM. Andai Ia Tau)

Pernahkah kita mencoba untuk bisa jujur,
setidaknya pada diri kita masing-masing, karena itu akan mengakibatkan sikap
jujur pada orang lain. Pernahkah kita jujur pada hati kita bahwa kita mencintai
seseorang dan ingin dicintai pula oleh orang itu.

Kadang kita tidak bisa jujur pada perasaan
yang sedang kita rasakan terhadap seseorang, karena ada banyak sebab yang bisa membuat
kita tidak bisa bersikap jujur . Diantaranya, takut karena kita tidak tahu apa
dia membalas dengan hal sama dengan yang kita rasakan, meski ada tanda-tanda
yang dia berikan kepada kita, lewat sikap dan tingkah laku dia terhadap kita. Namun,
kita harus tahu, kadang kita selalu keliru dalam menanggapi sesuatu. Yang kedua,
karena kita belum bisa jujur untuk bisa mengutarakan perasaan kita pada dia,
sehingga kita hanya bisa menunggu dan berharap suatu saat dia bisa merasakan
perasaan anda ke dia, tapi sampai kapan?, menunggu dia mengutarakan perasaan ke
kita atau menunggu dia keburu menjadi milik orang lain, dan kita hanya bisa
menyesalinya. Dan kita juga tahu bahwa tidak banyak orang yang bisa merasakan
apa yang dirasakan oleh orang lain.

Meskipun begitu, yang perlu diperhatikan
selain kejujuran, adalah kita harus terus mempunyai sebuah harapan, karena itu
adalah tongkat agar kita masih bisa untuk tetap berdiri dan memperjuangkan
perasaan yang ada sama kita. 

Cobalah untuk bisa jujur mengungkapkan
perasaan kita pada seseorang yang kita cintai, meskipun di tolak, kita harus
bahagia, karena setidaknya kita telah jujur untuk mau menceritakan apa yang
kita rasakan terhadapnya, selain itu membuat dia tahu bahwa kita mempunyai
perasaan yang spesial terhadap dia. Makanya, jangan sekali-kali sedih bila
usaha anda untuk jujur tidak memberikan jawaban seperti yang anda inginkan,
karena itu bisa memberikan hasil pada kesempatan yang lain.   

(Buat semuanya yang masih terus memendam perasaan di hati)

CLBK

Saturday, December 3rd, 2005

(Cinta Lama Bersemi Kembali)

bilakah ketika kita dalam kesendirian
pernah merasakan kenangan-kenangan manis
dikala  bersama dengan seseorang dalam jalinan cinta
yang suci,  yang mungkin kini menjadi mantan atau juga
sudah menjadi pasangan orang lain.
pada saat-saat itu apa yang terasa dalam hati?

sedih mungkin, karena kita akan terbawa dalam kenangan
tersebut, sehingga dalam hati masih menginginkan untuk bisa
mereguh kebahagian dengan seseorang yang pernah mengisi  sisi hati
kita. dan selain itu perasaan sakit akan kembali datang ketika kita kembali mengenang alasan untuk berpisah.

mungkin kita bisa mengambil hikmah dari kejadian
yang telah kita lewati, dimana sebuah hubungan
bisa berjalan seperti yang kita janjikan dalam
sebuah komitmen, dikala semuanya akan dimulai,
sehingga kita tidak selalu emosi dalam mengambil sebuah keputusan
karena penyesalan tiada guna diakhir.
banyak dari orang yang telah mengambil keputusan untuk
mengakhiri hubungan dengan seseorang menyesal kemudian
hari, karena di dalam hatinya masih tersisa cinta kepada
pasangannya. mungkin ketika keputusan itu diambil emosi kita
mengalahkan akal sehat kita.
banyak dari kita yang masih ingin kembali kepada mantan
kita, karena beberapa alasan diantaranya karena cinta pertama,
masih ada cinta, gak ada orang yang bisa gantiin dia, meski ada kekurangan
kekurangan yang menempel pada orang itu.

apa alasan anda untuk kembali pada mantan anda? kalau karena masih ada cinta, kenapa anda memutuskan untuk mengakhirinya.   
bisakah anda menerima mantan ada, meskipun anda
tahu semua yang membuat anda marah dan emosi sehingga
pernah memutuskan sebuah hubungan dengan dia?

apakah perasaan anda dan mantan anda masih sperti dulu,
ketika anda setuju untuk memiliah dia untuk menjalani hidup?

bila anda telah menjawab dengan mantap dan tanpa adanya emosi maka tiada kata lain untuk t idak kembali kepada dia, dan meneruskan hidup.
(buat sahabat gw (:p) yang mo’ ngerti tentang sebuah arti cinta yang sesungguhnya)